Minggu, Februari 1, 2026
Majalah Mitos
No Result
View All Result
  • Home
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI
  • MITRA
  • PERIKLANAN
  • KIRIM BERITA
  • KONTAK
Majalah Mitos
  • Home
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI
  • MITRA
  • PERIKLANAN
  • KIRIM BERITA
  • KONTAK
No Result
View All Result
Majalah Mitos
No Result
View All Result
Home Mitos Reportase Cilik

Sahur Lesehan: Tradisi Kebersamaan Anak Muda di Lorong Daeng Jakking

Ali Mitos by Ali Mitos
Maret 29, 2025
in Mitos Reportase Cilik
Sahur Lesehan: Tradisi Kebersamaan Anak Muda di Lorong Daeng Jakking
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

MITOS | Makassar  —  Suasana sahur di Lorong Daeng Jakking, Kelurahan Parang Tambung, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, terasa berbeda dan penuh kehangatan. Di tengah bulan suci Ramadan, anak-anak muda di lorong ini menggelar sahur bersama dengan cara yang unik dan penuh makna. Mereka memilih untuk makan lesehan, menggunakan alas spanduk bekas yang dibentangkan di sepanjang lorong, menciptakan suasana akrab dan bersahabat. Tradisi ini bukan hanya sekadar kegiatan makan bersama, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan kebersamaan di antara mereka.

Lauk pauk yang disajikan pun diletakkan di atas daun pisang sebagai pengganti piring, menambah nuansa tradisional dan keakraban dalam kebersamaan. Aroma masakan yang menggugah selera, mulai dari nasi hangat, sayur-sayuran, hingga lauk-pauk khas Ramadan, memenuhi lorong. Suara tawa dan canda anak-anak muda mengisi udara, menciptakan suasana yang hangat dan penuh keceriaan. Edy, salah satu penggerak anak muda di Lorong Daeng Jakking, menjelaskan bahwa kegiatan sahur bersama ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga merupakan cara mereka untuk menjaga kekompakan dan merawat persaudaraan.

“Kami anak-anak muda di Lorong Daeng Jakking ini selalu berusaha untuk menjaga kebersamaan. Makanya, kami makan bersama dengan cara lesehan seperti ini. Selain itu, kami juga memastikan lorong ini tetap bersih dan terawat,” ujarnya saat ditemui wartawan. Edy menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi ajang untuk saling berbagi cerita dan pengalaman, memperkuat ikatan di antara mereka. Dalam suasana yang penuh keakraban ini, mereka tidak hanya berbagi makanan, tetapi juga berbagi harapan dan impian untuk masa depan

Lorong Daeng Jakking telah dikenal luas, baik di Makassar maupun di luar kota, sebagai lorong yang aktif mengadakan berbagai kegiatan, mulai dari anak-anak hingga lansia. Keberadaan Kampus Lorong Komunitas Anak Pelangi (K-Apel) semakin memperkuat identitas lorong ini sebagai pusat aktivitas sosial dan pendidikan. Kegiatan-kegiatan yang diadakan di lorong ini tidak hanya terbatas pada bulan Ramadan, tetapi berlangsung sepanjang tahun, menciptakan lingkungan yang dinamis dan penuh semangat.

Baca Juga  K-Apel Jadi Lokasi Pengabdian Masyarakat

Edy menambahkan, “Alhamdulillah, selama Ramadan tahun 2025, tradisi sahur lesehan ini kami lakukan dua kali. Di luar bulan Ramadan, kami juga melanjutkan tradisi ini karena kami yakin ini menjadi salah satu bentuk nyata dari semangat kebersamaan yang terus dijaga oleh kami anak muda di Lorong Daeng Jakking.” Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengajak generasi muda lainnya agar lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan menjaga lingkungan.

Selain itu, kegiatan sahur bersama ini juga memiliki dampak positif bagi masyarakat sekitar. Dengan menjaga kebersihan lorong dan lingkungan, mereka turut berkontribusi dalam menciptakan suasana yang nyaman dan aman bagi semua warga. Edy dan teman-temannya berkomitmen untuk tidak hanya menjaga kebersihan lorong, tetapi juga mengajak warga lainnya untuk ikut serta dalam menjaga lingkungan.

Tradisi sahur lesehan di Lorong Daeng Jakking menjadi contoh nyata bagaimana kebersamaan dan solidaritas dapat terjalin di tengah masyarakat. Dalam setiap suapan makanan, terdapat rasa syukur dan kebahagiaan yang mengalir, menciptakan kenangan indah yang akan terus dikenang. Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, Lorong Daeng Jakking tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan solidaritas di tengah masyarakat. Tradisi sahur lesehan ini menjadi salah satu cara untuk merayakan Ramadan dengan penuh makna, menjalin hubungan yang lebih erat antar sesama, dan menjaga kebersihan lingkungan.

Dengan demikian, Lorong Daeng Jakking bukan hanya sekadar lorong biasa, tetapi juga menjadi tempat di mana nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, dan kepedulian sosial terus hidup dan berkembang.

Dibaca Oleh: 182

Berita Lainnya

Rumah Layak Huni
Mitos Reportase Cilik

Rumah Layak Huni dari Rumah Zakat, Harapan Baru Keluarga Ilham di Kelurahan Panampu

by Ali Mitos
Desember 20, 2025

MITOS | Makassar  —  Saat sinar matahari menyinari halaman rumah yang baru dibangun di Kelurahan Panampu, Kecamatan Tallo, suasana penuh...

Read more
Penulis
Mitos Reportase Cilik

Para Penulis Buku Koordinat Rasa

by Ali Mitos
November 5, 2025

MITOS | Makassar  --  Buku antologi bertajuk Koordinat Rasa merupakan karya kolaboratif sepuluh penulis : Asrul Sani Abu, Heny Suhaeny,...

Read more
Ekspedisi K-apel
Mitos Reportase Cilik

Menyalakan Cinta dan Harapan di Pulau-Pulau Terpencil: Ekspedisi K-apel Berbagi Cinta Jilid VI 

by Ali Mitos
November 2, 2025

MITOS | Makassar  --  Komunitas Anak Pelangi (K-apel) kembali menunjukkan komitmennya dalam menebar kebaikan melalui kegiatan Ekspedisi K-apel Berbagi Cinta...

Read more

Discussion about this post

No Result
View All Result

Kategori

Mitos (22) Mitos Hiburan & Gaya Hidup (42) Mitos Pendidikan dan Teknologi (84) Mitos Reportase Cilik (52) News & Advertorial (186)
footer-01

PT. Mitos Tujua Utama
Jl. Andi Djemma 7 No.12
Rappocini, Makassar, Indonesia
Email : majalahmitos@gmail.com
Telp/WA : 085240876013

2024 © MAJALAHMITOS.COM | Dibuat Oleh mike'S

No Result
View All Result
  • Home
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI
  • MITRA
  • PERIKLANAN
  • KIRIM BERITA
  • KONTAK