Minggu, Februari 1, 2026
Majalah Mitos
No Result
View All Result
  • Home
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI
  • MITRA
  • PERIKLANAN
  • KIRIM BERITA
  • KONTAK
Majalah Mitos
  • Home
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI
  • MITRA
  • PERIKLANAN
  • KIRIM BERITA
  • KONTAK
No Result
View All Result
Majalah Mitos
No Result
View All Result
Home News & Advertorial

Rahasia di Balik Malaikat: Apa yang Perlu Anda Ketahui tentang Makhluk dari Nur

Ali Mitos by Ali Mitos
Maret 28, 2025
in News & Advertorial
Rahasia di Balik Malaikat: Apa yang Perlu Anda Ketahui tentang Makhluk dari Nur

Illustrasi

Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

MITOS | Makassar  —  Malaikat adalah makhluk yang sering kali menjadi perbincangan dalam berbagai tradisi keagamaan, terutama dalam Islam. Mereka dianggap sebagai makhluk yang diciptakan dari cahaya (nur) dan memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia dan alam semesta.

Salah satu ayat menjelaskan tentang Malaikat adalah Surah Fatir ayat 1:

ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ فَاطِرِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ جَاعِلِ ٱلْمَلَٰٓئِكَةِ رُسُلًا أُو۟لِىٓ أَجْنِحَةٍ مَّثْنَىٰ وَثُلَٰثَ وَرُبَٰعَ ۚ يَزِيدُ فِى ٱلْخَلْقِ مَا يَشَآءُ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

Artinya: “Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. Fatir: 1)

Malaikat-malaikat Allah SWT adalah makhluk yang diciptakan dari cahaya (nur) dan memiliki sifat-sifat yang berbeda dari makhluk lainnya, seperti manusia dan jin. Konsep bahwa malaikat terbuat dari cahaya memiliki makna yang dalam dalam konteks spiritual dan teologis.

Hadist Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh imam muslim tentang malaikat, Allah ciptakan dari cahaya:

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « خُلِقَتِ الْمَلاَئِكَةُ مِنْ نُورٍ وَخُلِقَ الْجَانُّ مِنْ مَارِجٍ مِنْ نَارٍ وَخُلِقَ آدَمُ مِمَّا وُصِفَ لَكُمْ

Dari Aisyah r.a., ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Malaikat itu diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari nyala api tanpa asap, dan Adam diciptakan dari apa yang telah disifatkan (Allah swt. di dalam kitabNya) untuk kalian.”

Lebih lanjut penjelasan mengenai sifat dan karakteristik malaikat sebagai makhluk yang terbuat dari nur:

Sifat Cahaya

Malaikat sebagai makhluk yang terbuat dari cahaya memiliki sifat-sifat yang mencerminkan keagungan dan kesucian. Cahaya sering kali diasosiasikan dengan kebaikan, kejelasan, dan kehadiran ilahi. Dalam banyak tradisi spiritual, cahaya melambangkan pengetahuan, pencerahan, dan kebenaran. Malaikat sebagai makhluk dari cahaya mencerminkan sifat-sifat ini, menjadikan mereka sebagai pembawa pesan dan perantara antara Allah dan manusia.

Tidak Terlihat oleh Indera Manusia

Malaikat tidak dapat dilihat oleh manusia dalam keadaan normal, karena mereka terbuat dari cahaya yang halus. Namun, dalam beberapa keadaan tertentu, Allah memberikan izin kepada mereka untuk menampakkan diri, seperti yang terjadi pada Nabi Muhammad SAW ketika menerima wahyu dari Malaikat Jibril.

Ketidakmampuan manusia untuk melihat malaikat secara langsung menunjukkan betapa tingginya kedudukan dan keagungan mereka di hadapan Allah.

Tidak Memiliki Nafsu dan Kelemahan

Berbeda dengan manusia yang memiliki nafsu, emosi, dan kelemahan, malaikat diciptakan tanpa sifat-sifat tersebut. Mereka tidak memiliki keinginan untuk berbuat dosa dan selalu taat kepada perintah Allah. Sifat ini menjadikan malaikat sebagai makhluk yang ideal untuk menjalankan tugas-tugas yang diberikan oleh Allah, seperti menyampaikan wahyu, mencatat amal perbuatan, dan menjaga makhluk-Nya.

Baca Juga  Mengawal Kemenangan Putri Dakka-Haidir Basir Agar Masyarakat Palopo Sejahtera

Tugas dan Fungsi yang Beragam

Malaikat memiliki berbagai tugas dan fungsi yang sangat penting dalam kehidupan manusia dan alam semesta. Mereka bertugas sebagai pembawa wahyu, penjaga, pencatat amal, dan pelaksana perintah Allah. Setiap malaikat memiliki tugas spesifik yang telah ditentukan, dan mereka melaksanakan tugas tersebut dengan penuh kesungguhan dan tanpa rasa lelah. Keberadaan mereka membantu menjaga keseimbangan dan keteraturan dalam ciptaan Allah.

Simbol Kebaikan dan Perlindungan

Malaikat sering kali dianggap sebagai simbol kebaikan, perlindungan, dan bimbingan. Dalam banyak tradisi, mereka diyakini melindungi manusia dari bahaya dan memberikan inspirasi untuk berbuat baik. Misalnya, Malaikat Raqib dan Atid mencatat amal perbuatan manusia, yang mendorong individu untuk berusaha melakukan kebaikan dan menjauhi keburukan.

Hubungan dengan Manusia

Meskipun malaikat tidak terlihat, mereka memiliki hubungan yang erat dengan manusia. Dalam Islam, diyakini bahwa setiap individu memiliki malaikat yang ditugaskan untuk menjaga dan mencatat amal perbuatannya. Ini menciptakan kesadaran akan tanggung jawab moral dan spiritual dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Selain itu, malaikat juga berdoa untuk orang-orang yang beriman dan beramal saleh, memohonkan ampunan dan rahmat bagi mereka.

Kesucian dan Ketidakberdosaan

Malaikat tidak pernah berbuat dosa dan selalu berada dalam keadaan suci. Mereka tidak memiliki sifat-sifat negatif yang sering kali dimiliki oleh manusia, seperti iri, dengki, atau kebencian. Kesucian ini menjadikan mereka sebagai makhluk yang layak untuk mendekat kepada Allah dan melaksanakan tugas-tugas yang diberikan dengan penuh keikhlasan.

Malaikat adalah makhluk yang penuh misteri dan keajaiban, diciptakan dari cahaya untuk menjalankan tugas-tugas penting yang ditugaskan oleh Allah. Memahami rahasia di balik malaikat dapat memperdalam iman kita dan meningkatkan kesadaran akan kehadiran Allah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengenali peran dan sifat malaikat, kita diingatkan untuk selalu berbuat baik dan menjalani hidup dengan penuh kesadaran akan tanggung jawab kita sebagai hamba Allah.

Asal Usul dan Sifat Malaikat

Malaikat diciptakan oleh Allah dari cahaya, yang menjadikan mereka berbeda dari makhluk lainnya seperti manusia dan jin. Sifat utama malaikat adalah ketidakberdosaan dan ketaatan mutlak kepada Allah. Mereka tidak memiliki nafsu atau emosi yang dapat mempengaruhi tindakan mereka, sehingga selalu menjalankan perintah Allah dengan sempurna.

Peran dan Tugas Malaikat

Malaikat memiliki berbagai tugas yang sangat penting, antara lain:

1. Malaikat Jibril: Malaikat Jibril adalah salah satu malaikat yang paling terkenal dan memiliki peran yang sangat penting dalam sejarah kenabian. Ia bertugas menyampaikan wahyu dari Allah kepada para nabi dan rasul. Jibril juga dikenal sebagai pembawa berita gembira dan peringatan. Dalam Al-Qur’an, Jibril disebutkan sebagai “Ruhul Qudus” yang memberikan inspirasi dan petunjuk kepada para nabi.

Baca Juga  Agar Berjalan Sesuai Regulasi, Bawaslu Bone Mulai Kawal Pembentukan KPPS

2. Malaikat Mikail: Malaikat Mikail memiliki tugas yang berkaitan dengan pengaturan rezeki dan kesejahteraan makhluk hidup. Ia bertanggung jawab atas hujan, angin, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan sumber kehidupan di bumi. Mikail juga berperan dalam memberikan makanan dan rezeki kepada makhluk Allah, sehingga keberadaannya sangat penting untuk kelangsungan hidup.

3. Malaikat Israfil: Malaikat Israfil memiliki tugas yang sangat krusial, yaitu meniup terompet sangkakala pada hari kiamat. Tiupan pertama akan menandakan kebangkitan seluruh makhluk hidup dari kematian, sedangkan tiupan kedua akan menandakan akhir dari segala sesuatu. Israfil adalah simbol dari kekuasaan Allah dalam menghidupkan kembali makhluk-Nya.

4. Malaikat Izrail: Malaikat Izrail dikenal sebagai malaikat pencabut nyawa. Tugasnya adalah mencabut nyawa seluruh makhluk hidup, termasuk dirinya sendiri. Izrail melaksanakan tugas ini dengan penuh kehormatan dan sesuai dengan ketentuan Allah. Ia tidak hanya mencabut nyawa manusia, tetapi juga makhluk hidup lainnya, sesuai dengan takdir yang telah ditentukan.

5. Malaikat Raqib: Malaikat Raqib bertugas mencatat amal baik yang dilakukan oleh manusia. Setiap perbuatan baik, sekecil apapun, akan dicatat oleh Raqib. Tugasnya adalah untuk memastikan bahwa setiap amal baik mendapatkan pengakuan dan balasan dari Allah di akhirat.

6. Malaikat Atid: Berlawanan dengan Raqib, Malaikat Atid bertugas mencatat amal buruk manusia. Setiap kesalahan dan dosa yang dilakukan akan dicatat oleh Atid. Tugas ini menjadi pengingat bagi manusia untuk selalu berbuat baik dan menjauhi perbuatan yang dilarang oleh Allah.

7. Malaikat Munkar dan Nakir: Kedua malaikat ini memiliki tugas yang sama, yaitu menanyai orang-orang yang telah meninggal di alam kubur. Munkar dan Nakir akan menanyakan tentang iman dan amal perbuatan seseorang selama hidup di dunia. Munkar lebih cenderung menanyai mereka yang memiliki banyak amalan buruk, sedangkan Nakir akan menanyai mereka yang memiliki banyak amalan baik. Pertanyaan ini bertujuan untuk menguji keimanan dan ketaatan seseorang kepada Allah.

8. Malaikat Malik: Malaikat Malik adalah penjaga pintu neraka. Ia bertugas untuk memastikan bahwa tidak ada yang dapat masuk ke neraka tanpa izin Allah. Malik juga berperan dalam mengawasi para penghuni neraka dan menjalankan perintah Allah terkait dengan hukuman bagi mereka yang berdosa.

9. Malaikat Ridwan: Sebagai penjaga pintu surga, Malaikat Ridwan memiliki tugas untuk menyambut para penghuni surga dan memastikan bahwa mereka dapat masuk ke dalam surga dengan aman. Ridwan melambangkan rahmat dan kasih sayang Allah kepada hamba-Nya yang beriman dan beramal saleh.

Baca Juga  Pedang "Zulfikar" Senjata Paling Terkenal dalam Sejarah Islam

10. Malaikat Hamalat Al Arsy: Malaikat yang bertugas menjaga dan menaungi Arsy. Malaikat ini berjumlah empat, tetapi pada hari kiamat akan bertambah menjadi delapan.

Malaikat penjaga Arsy (Arasy adalah singgasana atau tahta Tuhan. Arasy merupakan kiblat bagi penghuni langit, sama seperti Ka’bah bagi penduduk Bumi) yang senantiasa berzikir memuliakan Allah SWT.

Malaikat Hamalat Al Arsy adalah malaikat yang paling besar. Malaikat Hamalat Al Arsy memiliki 2.400 sayap, di mana satu sayapnya setara dengan 1.200 sayap Malaikat Israfil.

Malaikat Hamalat Al Arsy adalah malaikat dengan tingkatan tertinggi dan yang pertama kali diciptakan oleh Allah SWT.

Malaikat lain yang terkait dengan Arsy :
11. Malaikat Haffun: Para malaikat yang melingkari Arsy sambil bertasbih.

Malaikat-malaikat tersebut merupakan bagian integral dari kepercayaan dalam Islam. Mereka tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antara Allah dan manusia, tetapi juga sebagai pengingat akan pentingnya amal baik dan ketaatan kepada Allah. Memahami peran dan tugas malaikat ini dapat memperkuat iman dan meningkatkan kesadaran kita akan tanggung jawab sebagai hamba Allah.

Setiap malaikat memiliki tugas spesifik yang telah ditentukan oleh Allah, dan mereka melaksanakan tugas tersebut dengan penuh dedikasi.

Kehadiran Malaikat dalam Kehidupan Sehari-hari

Meskipun malaikat tidak terlihat oleh mata manusia, mereka memiliki peran yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Setiap individu diyakini memiliki malaikat yang menjaga dan mencatat amal perbuatannya. Ini menciptakan kesadaran akan tanggung jawab moral dan spiritual dalam menjalani hidup. Selain itu, malaikat juga berdoa untuk orang-orang yang beriman, memohonkan ampunan dan rahmat bagi mereka.

Malaikat dan Keseimbangan Alam Semesta

Malaikat juga berperan dalam menjaga keseimbangan alam semesta. Mereka mengatur berbagai aspek kehidupan, seperti cuaca, rezeki, dan bahkan proses kehidupan dan kematian. Dengan demikian, malaikat berfungsi sebagai penghubung antara Allah dan ciptaan-Nya, memastikan bahwa segala sesuatu berjalan sesuai dengan kehendak-Nya.

Malaikat dalam Perspektif Spiritual

Dalam banyak tradisi spiritual, malaikat dianggap sebagai simbol kebaikan, perlindungan, dan bimbingan. Mereka mengingatkan kita untuk selalu berbuat baik dan menjauhi perbuatan yang dilarang. Keberadaan malaikat dalam kehidupan kita dapat memberikan rasa aman dan harapan, serta mendorong kita untuk terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik.

Malaikat sebagai makhluk yang terbuat dari nur (cahaya) memiliki peran yang sangat penting dalam agama Islam dan dalam kehidupan manusia. Mereka adalah simbol kebaikan, perlindungan, dan bimbingan dari Allah.

Memahami sifat dan karakteristik malaikat dapat memperdalam iman dan meningkatkan kesadaran kita akan kehadiran Allah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kita diingatkan untuk selalu berbuat baik dan menjalani hidup dengan penuh kesadaran akan tanggung jawab kita sebagai hamba Allah._@_

Dibaca Oleh: 358

Berita Lainnya

Posko Siaga
News & Advertorial

Membangun Sinergi Warga Melalui 9 Indikator Partisipasi Aktif RT: Rapat Koordinasi Posko Siaga RW 13 Kelurahan Buntusu

by Ali Mitos
Januari 14, 2026

MITOS | Makassar  -- Pada Selasa, 13 Januari 2026, Posko Siaga Rukun Warga (RW) 13 Kelurahan Buntusu, kawasan Bumi Tamalanrea...

Read more
Peduli dan Berbagi
News & Advertorial

AMPI Makassar Peduli dan Berbagi: Musda Sebagai Momentum Kepedulian Sosial

by Ali Mitos
Januari 10, 2026

MITOS | Makassar  –  Dalam rangka menyambut pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) AMPI Kota Makassar, panitia Musda bersama jajaran pengurus DPD...

Read more
Serah Terima
News & Advertorial

Prof. H. Muzakkir Tekankan PR Infrastruktur dan Pembinaan Generasi Muda pada Acara Serah Terima Se ORW 013 Buntusu

by Ali Mitos
Januari 1, 2026

MITOS | Makassar  –  Tokoh masyarakat Prof. Doktor H. Muzakkir, M.Kes menyoroti sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang perlu segera diselesaikan...

Read more

Discussion about this post

No Result
View All Result

Kategori

Mitos (22) Mitos Hiburan & Gaya Hidup (42) Mitos Pendidikan dan Teknologi (84) Mitos Reportase Cilik (52) News & Advertorial (186)
footer-01

PT. Mitos Tujua Utama
Jl. Andi Djemma 7 No.12
Rappocini, Makassar, Indonesia
Email : majalahmitos@gmail.com
Telp/WA : 085240876013

2024 © MAJALAHMITOS.COM | Dibuat Oleh mike'S

No Result
View All Result
  • Home
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI
  • MITRA
  • PERIKLANAN
  • KIRIM BERITA
  • KONTAK