MajalahMitos, Makassar | Menurut sejarah, Coto Makassar awalnya merupakan hidangan para raja dan bangsawan istana Kerajaan Gowa. Makanan ini biasa disajikan untuk menyambut tamu kerajaan atau pada saat ritual adat.
Bagi yang ingin merasakan kelezatan maksimal Coto Makassar harus menyantap makanan ini pada jam 09.00-11.00 WITA.
Alat makan yang dipakai juga harus menggunakan mangkuk kecil dan sendok bebek saja. Biasanya Coto Makassar dilengkapi dengan jeruk nipis atau ballo alling (cuka) dan sambal dari tauco.

Ada sebuah kepercayaan yang berkembang di masyarakat Makassar mengenai Coto Makassar. Penjual Coto Makassar konon tidak boleh menjual hidangan tersebut bersamaan dengan hidangan-hidangan lain yang sejenis.
Dipercaya kelezatan Coto Makassar bisa berkurang jika aturan tersebut dilanggar si penjual.
Belum diketahui apakah kepercayaan ini benar adanya atau hanya mitos. Namun beberapa orang meyakini bahwa peringatan tersebut sengaja dibuat untuk mempertahankan tradisi Coto Makassar agar tidak kehilangan identitasnya.
Itulah mengenai sejarah dan fakta-fakta Coto Makassar makanan khas masyarakat Makassar Provinsi Sulawesi Selatan. Selain lezat, ternyata Coto Makassar memiliki sejarah yang panjang serta tradisi unik yang melatar belakanginya. (Awing/@ly)










Discussion about this post