MITOS | Makassar — Komitmen Keuangan Kudam (KUDAM) XIV Hasanuddin terhadap tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel kembali ditegaskan melalui pemusnahan arsip pertanggungjawaban keuangan tahun 2013.
Bertempat di Kantor KUDAM XIV Hasanuddin, Jl. Opu Daeng Risadju, sebanyak 25.600 arsip dari sembilan satuan kerja dimusnahkan pada Rabu (25/6/2025).
Pemusnahan ini dilakukan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009, dan merupakan kegiatan keenam kalinya yang dilakukan oleh Kodam XIV Hasanuddin, menunjukkan konsistensi dan komitmen yang tinggi terhadap prinsip good governance.
Kegiatan ini bukan sekadar pembuangan dokumen usang. Lebih dari itu, pemusnahan arsip ini merupakan indikator kesehatan manajemen, sebagaimana diungkapkan oleh Kepala Bidang Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. H. Basri, S.Pd., M.Pd., yang juga Ketua Asosiasi Arsiparis Indonesia (AAI) Provinsi Sulawesi Selatan.
Dengan menggunakan analogi yang tepat: layaknya tubuh manusia yang membuang kotoran untuk menjaga kesehatan, pemusnahan arsip yang telah terpakai dan tak lagi dibutuhkan menjamin kebersihan dan keteraturan administrasi, menunjukkan akuntabilitas dan kesehatan organisasi.
Apresiasi tinggi diberikan Dr. Basri kepada Kodam XIV Hasanuddin. Konsistensi dalam melakukan pemusnahan arsip ini menjadikan Kodam XIV Hasanuddin sebagai contoh institusi vertikal yang sehat dan akuntabel di Sulawesi Selatan.
Apresiasi ini semakin diperkuat dengan penghargaan yang diterima Kodam XIV Hasanuddin pada tahun 2024 sebagai Institusi Vertikal Terbaik di Sulsel untuk kategori tata kelola kearsipan.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas dedikasi dan komitmen Kodam dalam menerapkan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Kolonel CKU Agung Aristiono, Komandan KUDAM XIV Hasanuddin, menyatakan rasa syukur dan terima kasih atas kerjasama yang terjalin dengan Bidang Kearsipan DPK Provinsi Sulawesi Selatan.
Dengan menekankan pentingnya kegiatan pemusnahan arsip dalam menjaga integritas dan transparansi pengelolaan keuangan Kodam.
Kehadiran berbagai pihak dalam acara ini, termasuk Inspektorat Kodam (Irdam) XIV Hasanuddin, Bagian Hukum Kodam XIV Hasanuddin, Wakil Komandan KUDAM XIV Hasanuddin, serta perwakilan dari DPK Provinsi Sulsel, menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas.
Selain pemusnahan arsip secara simbolis, acara juga dimeriahkan dengan penyerahan piagam penghargaan, menambah semarak kegiatan yang sarat makna ini.
Pemusnahan arsip tahun 2013 oleh Kudam XIV Hasanuddin bukan hanya sekadar kegiatan rutin, melainkan manifestasi nyata dari komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dan bersih.
Hal ini menunjukkan keberanian dan transparansi dalam pengelolaan keuangan, sekaligus menjadi teladan bagi instansi lain di Sulawesi Selatan.
Diharapkan langkah ini terus terjaga dan ditingkatkan untuk mewujudkan pemerintahan yang semakin bersih, transparan, dan akuntabel.










Discussion about this post