MITOS | Makassar — Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan, tidak hanya fokus pada tugas utamanya menjamin simpanan nasabah di bank. Dalam rangka memperingati HUT ke-20, LPS menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat melalui serangkaian kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan dasar, yaitu kesehatan. Kegiatan pemeriksaan kesehatan dan donor darah gratis yang diselenggarakan di lima kabupaten di Sulawesi Selatan merupakan wujud nyata kepedulian LPS terhadap masyarakat.
Program “LPS Peduli” yang diinisiasi oleh Kantor Perwakilan LPS III – Sulawesi, Maluku, dan Papua, menjadi bukti bahwa LPS tidak hanya hadir sebagai lembaga yang melindungi simpanan, tetapi juga sebagai bagian dari komunitas yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat. Pemilihan lokasi kegiatan di tempat-tempat strategis seperti Islamic Center, taman wisata, lapangan merdeka, alun-alun, dan pantai, menunjukkan bahwa LPS ingin menjangkau sebanyak mungkin masyarakat dari berbagai lapisan.
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan pelayanan kesehatan masih sangat tinggi. Data partisipasi yang mencapai 596 orang untuk pemeriksaan kesehatan gratis dan 176 orang yang mendonorkan darah, menggambarkan betapa besar manfaat yang dirasakan oleh masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang edukasi bagi masyarakat mengenai tugas dan fungsi LPS, serta program penjaminan simpanan yang selama ini mungkin belum banyak diketahui.
Kegiatan sosial ini tidak hanya memberikan manfaat langsung berupa pelayanan kesehatan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan. Dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis, masyarakat dapat mendeteksi dini potensi masalah kesehatan dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan. Donor darah juga merupakan tindakan mulia yang dapat menyelamatkan nyawa orang lain.
Selain kegiatan sosial, LPS juga memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Selama 20 tahun berkarya, LPS telah melakukan likuidasi terhadap 145 bank yang bermasalah. Tindakan ini memang pahit, tetapi perlu dilakukan untuk mencegah dampak yang lebih besar terhadap perekonomian. LPS juga pernah melakukan penyelamatan bank melalui penyertaan modal sementara, seperti yang dilakukan pada Bank Century.
Di usia yang ke-20, Lembaga diharapkan semakin matang dan profesional dalam menjalankan tugasnya. Amanat baru untuk menjamin polis asuransi di tahun 2028 merupakan tantangan besar yang harus dihadapi. Dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki, Lembaga diharapkan mampu menjalankan amanat ini dengan baik, sehingga masyarakat semakin percaya dan terlindungi.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan dan donor darah gratis yang diselenggarakan oleh Lembaga ini merupakan contoh nyata bagaimana sebuah lembaga keuangan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi lembaga-lembaga lain untuk melakukan hal serupa, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat.










Discussion about this post