Minggu, Februari 1, 2026
Majalah Mitos
No Result
View All Result
  • Home
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI
  • MITRA
  • PERIKLANAN
  • KIRIM BERITA
  • KONTAK
Majalah Mitos
  • Home
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI
  • MITRA
  • PERIKLANAN
  • KIRIM BERITA
  • KONTAK
No Result
View All Result
Majalah Mitos
No Result
View All Result
Home Mitos Hiburan & Gaya Hidup

Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan: Kesempatan Emas untuk Memperbaiki Diri dan Meningkatkan Kualitas Ibadah

Ali Mitos by Ali Mitos
Mei 8, 2025
in Mitos Hiburan & Gaya Hidup
Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan: Kesempatan Emas untuk Memperbaiki Diri dan Meningkatkan Kualitas Ibadah

Illustrasi

Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

MITOS | Makassar  —  Dalam tradisi Islam, sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan merupakan waktu yang sangat istimewa, terutama malam-malam ganjil yang diyakini sebagai waktu turunnya Lailatul Qadar.

Malam ini memiliki makna yang sangat dalam dan penuh berkah, sebagaimana diungkapkan dalam Surah Al-Qadr (97:1-5): “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apa malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Jibril dengan izin Tuhan mereka untuk mengatur segala urusan. Sejahteralah malam itu sampai terbit fajar.”

Rasulullah SAW adalah teladan utama bagi umat Islam dalam menjalani kehidupan beribadah, terutama selama bulan Ramadhan. Ketika memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan, beliau menunjukkan kesungguhan yang luar biasa dalam beribadah.

Rasulullah SAW bersabda, “Carilah Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir Ramadhan.” Pernyataan ini menegaskan betapa pentingnya malam-malam ganjil, yaitu malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29, yang memiliki keutamaan khusus dalam bulan suci ini. Malam-malam tersebut bukan hanya sekadar waktu biasa, tetapi merupakan kesempatan emas bagi umat Islam untuk meraih ampunan dan berkah dari Allah SWT.

Dalam konteks ini, Imam Ja’far Shadiq, seorang tokoh penting dalam tradisi Ahlul Bait, memberikan penjelasan yang mendalam mengenai Lailatul Qadar. Beliau menyatakan, “Lailatul Qadar adalah malam yang sangat agung. Barangsiapa yang beribadah pada malam itu dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala dari Allah, maka dosanya akan diampuni.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa Lailatul Qadar bukan hanya sekadar malam yang istimewa, tetapi juga merupakan waktu di mana Allah SWT memberikan kesempatan bagi hamba-Nya untuk memperbaiki diri dan mendapatkan pengampunan atas segala dosa yang telah dilakukan.

Imam Ja’far Shadiq juga menekankan pentingnya mencari Lailatul Qadar di malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir Ramadhan. Beliau berkata, “Carilah Lailatul Qadar di malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir Ramadhan, karena pada malam itu terdapat rahmat dan berkah yang melimpah.” Ini menunjukkan bahwa setiap malam ganjil memiliki potensi untuk menjadi malam yang penuh dengan rahmat, di mana Allah SWT menurunkan berkah-Nya kepada hamba-hamba-Nya yang beribadah dengan tulus.

Selain itu, Imam Ali Ridha juga mengutarakan, “Carilah Lailatul Qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan, karena malam itu adalah malam yang penuh berkah.” Hadis ini menekankan pentingnya mencari malam yang penuh kemuliaan ini, yang diyakini sebagai waktu di mana doa-doa dikabulkan. Dalam konteks ini, umat Islam diajak untuk lebih aktif dalam beribadah, berdoa, dan merenungkan diri selama sepuluh malam terakhir Ramadhan, terutama pada malam-malam ganjil.

Malam-malam ini adalah waktu yang sangat berharga untuk memperbanyak amal ibadah, seperti shalat malam, membaca Al-Qur’an, dan memanjatkan doa. Dengan melaksanakan ibadah dengan penuh keikhlasan dan keimanan, umat Islam diharapkan dapat meraih keberkahan dan ampunan dari Allah SWT. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap Muslim untuk memanfaatkan sepuluh malam terakhir Ramadhan dengan sebaik-baiknya, agar dapat meraih Lailatul Qadar dan semua keutamaan yang menyertainya.

Baca Juga  Songko' Recca: Mahkota Budaya Bone yang Tetap Berkilau

Dengan demikian, pencarian Lailatul Qadar bukan hanya sekadar ritual, tetapi merupakan perjalanan spiritual yang mendalam, di mana setiap individu berusaha untuk mendekatkan diri kepada Allah, memperbaiki diri, dan meraih keberkahan yang melimpah. Ini adalah kesempatan yang tidak boleh disia-siakan, karena malam-malam ini adalah waktu di mana Allah SWT membuka pintu ampunan dan rahmat-Nya seluas-luasnya bagi hamba-hamba-Nya yang beriman.

“Rasulullah SAW biasa ketika memasuki 10 Ramadhan terakhir, beliau kencangkan ikat pinggang (bersungguh-sungguh dalam ibadah), menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah, dan membangunkan istri-istrinya untuk beribadah.” (HR Bukhari, Muslim)

“Dari Aisyah RA, Rasulullah SAW sangat bersungguh-sungguh (beribadah) pada sepuluh hari terakhir (bulan Ramadhan), melebihi kesungguhan beribadah di selain (malam) tersebut.” (HR Muslim)

“Siapa yang mengerjakan salat pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharapkan ridha Allah, maka dosa-dosanya yang terdahulu diampuni.” (HR Bukhari, Muslim, Nasa’i, Tirmidzi, dan Ahmad)

Keutamaan Lailatul Qadar

Lailatul Qadar adalah malam yang sangat istimewa dalam bulan Ramadhan, di mana Allah SWT memberikan berbagai keutamaan bagi hamba-Nya yang beribadah dengan penuh keimanan. Berikut adalah beberapa keutamaan utama dari malam yang penuh berkah ini:

Ampunan Dosa

Salah satu keutamaan terbesar dari Lailatul Qadar adalah kesempatan untuk mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Malam ini adalah waktu di mana Allah membuka pintu ampunan-Nya seluas-luasnya bagi hamba-Nya yang beribadah dengan iman dan ikhlas. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah RA, Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk memohon ampunan dengan doa: “Allahumma innaka ‘afuwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni” (Ya Allah, Engkau adalah Maha Pengampun, Engkau mencintai pengampunan, maka ampuni aku). Dengan beribadah dan memohon ampunan pada malam ini, kita diharapkan dapat membersihkan diri dari segala dosa dan kesalahan yang telah kita lakukan.

Pahala Berlipat Ganda

Lailatul Qadar juga dikenal sebagai malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Ibadah yang dilakukan pada malam ini, seperti shalat, membaca Al-Qur’an, dan berdoa, akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Dalam Surah Al-Qadr (97:3) Allah SWT berfirman, “Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” Ini menunjukkan betapa besar nilai ibadah yang dilakukan pada malam ini. Setiap amal baik yang kita lakukan akan dicatat dengan pahala yang jauh lebih besar dibandingkan dengan amal yang dilakukan di malam-malam lainnya. Oleh karena itu, umat Islam sangat dianjurkan untuk memanfaatkan malam ini dengan sebaik-baiknya, agar dapat meraih pahala yang melimpah.

Baca Juga  Dari Facebook ke Tanah Suci: Putri Dakka Wujudkan Impian Umrah!

Turunnya Malaikat

Pada malam Lailatul Qadar, malaikat turun ke bumi membawa berkah dan rahmat. Dalam Surah Al-Qadr (97:4) Allah SWT berfirman, “Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Jibril dengan izin Tuhan mereka untuk mengatur segala urusan.” Kehadiran malaikat ini menandakan bahwa malam ini adalah malam yang penuh dengan keberkahan. Malaikat-malaikat tersebut membawa doa dan harapan dari Allah untuk hamba-hamba-Nya yang beribadah dengan tulus. Ini adalah kesempatan bagi kita untuk memanjatkan doa dan permohonan, karena diyakini bahwa doa-doa yang dipanjatkan pada malam ini akan lebih mudah dikabulkan.

Kesempatan untuk Merenung dan Memperbaiki Diri

Lailatul Qadar juga merupakan waktu yang tepat untuk merenungkan diri dan memperbaiki kualitas ibadah kita. Dalam suasana malam yang tenang dan penuh berkah ini, kita dapat merenungkan perjalanan hidup, mengevaluasi diri, dan berkomitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Dengan beribadah dan berdoa, kita dapat memohon kepada Allah SWT agar diberikan petunjuk dan kekuatan untuk memperbaiki diri, serta menjauhkan diri dari perbuatan yang tidak diridhoi-Nya.

Kesempatan untuk Memperkuat Hubungan dengan Allah

Malam Lailatul Qadar adalah waktu yang ideal untuk memperkuat hubungan kita dengan Allah SWT. Dengan melaksanakan ibadah, kita menunjukkan rasa syukur dan penghambaan kita kepada-Nya. Ini adalah saat yang tepat untuk mendekatkan diri kepada Allah, memohon ampunan, dan mengharapkan rahmat-Nya. Dalam suasana spiritual yang mendalam, kita dapat merasakan kedekatan dengan Sang Pencipta, yang akan memberikan ketenangan dan kebahagiaan dalam hati kita.

Amalan yang Dianjurkan pada Lailatul Qadar

Lailatul Qadar adalah malam yang penuh berkah dan keutamaan, di mana setiap amal ibadah yang dilakukan akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Oleh karena itu, sangat penting bagi umat Islam untuk memanfaatkan malam ini dengan melakukan berbagai amalan yang dianjurkan. Berikut adalah beberapa amalan yang dapat dilakukan untuk meraih keberkahan Lailatul Qadar:

Shalat Malam
Salah satu amalan utama yang sangat dianjurkan pada malam Lailatul Qadar adalah memperbanyak shalat, terutama shalat tahajud. Shalat tahajud adalah shalat sunnah yang dilakukan di malam hari setelah tidur, dan merupakan waktu yang sangat baik untuk berdoa dan bermunajat kepada Allah. Dalam suasana malam yang tenang, kita dapat lebih fokus dan khusyuk dalam beribadah. Selain shalat tahajud, kita juga dianjurkan untuk melaksanakan shalat malam lainnya, seperti shalat witir, yang merupakan penutup shalat malam. Dengan memperbanyak shalat, kita menunjukkan kesungguhan dan komitmen kita dalam beribadah kepada Allah SWT.

Doa dan Dzikir
Malam Lailatul Qadar adalah waktu yang tepat untuk memanjatkan doa dan dzikir kepada Allah SWT. Dalam suasana yang penuh berkah ini, kita dianjurkan untuk berdoa dengan tulus dan penuh harapan. Salah satu doa yang sangat dianjurkan adalah: “Allahumma innaka ‘afuwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni” (Ya Allah, Engkau adalah Maha Pengampun, Engkau mencintai pengampunan, maka ampuni aku). Doa ini mengandung makna yang dalam, mengingatkan kita akan sifat Allah yang Maha Pengampun. Selain itu, kita juga dapat memperbanyak dzikir, seperti mengucapkan kalimat tasbih, tahmid, dan takbir, untuk mengingat dan mendekatkan diri kepada Allah.

Baca Juga  Transformasi Hidup: Rumah Zakat Sulsel Salurkan Zakat untuk 25 Keluarga di Makassar

Membaca Al-Qur’an
Membaca Al-Qur’an adalah amalan yang sangat dianjurkan, terutama pada malam Lailatul Qadar. Menghabiskan waktu untuk membaca dan memahami Al-Qur’an tidak hanya akan mendatangkan pahala, tetapi juga memberikan petunjuk dan inspirasi dalam hidup kita. Kita dapat merenungkan ayat-ayat yang dibaca, memahami maknanya, dan berusaha untuk mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, membaca Al-Qur’an pada malam ini juga merupakan bentuk penghormatan kita terhadap kitab suci yang diturunkan pada malam yang penuh berkah ini.

Itikaf
Itikaf adalah amalan berdiam di masjid untuk beribadah dan merenungkan diri. Pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, banyak umat Islam yang melakukan itikaf sebagai bentuk pengabdian dan pencarian Lailatul Qadar. Dalam keadaan itikaf, kita dapat lebih fokus dalam beribadah, jauh dari gangguan duniawi, dan lebih mendekatkan diri kepada Allah. Selama itikaf, kita dapat melaksanakan shalat, membaca Al-Qur’an, berdoa, dan merenungkan diri. Ini adalah waktu yang sangat berharga untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah kita.

Malam Lailatul Qadar adalah kesempatan emas bagi umat Islam untuk meraih ampunan dan keberkahan dari Allah SWT. Dengan melaksanakan amalan-amalan yang dianjurkan, seperti shalat malam, doa dan dzikir, membaca Al-Qur’an, dan itikaf, kita dapat memanfaatkan malam ini dengan sebaik-baiknya. Mari kita berusaha untuk meningkatkan kualitas ibadah kita, agar dapat meraih semua keutamaan yang ditawarkan oleh malam yang penuh berkah ini. Semoga Allah SWT memberikan kita kesempatan untuk merasakan Lailatul Qadar dan mengampuni segala dosa kita.

Lailatul Qadar adalah malam yang penuh dengan keutamaan dan berkah. Dengan memanfaatkan malam ini untuk beribadah, memohon ampunan, dan memperbaiki diri, kita dapat meraih berbagai keutamaan yang ditawarkan oleh Allah SWT. Mari kita berusaha untuk tidak melewatkan kesempatan emas ini, agar kita dapat keluar dari bulan Ramadhan dengan hati yang bersih, jiwa yang penuh dengan keberkahan, dan pahala yang berlipat ganda.

Malam ganjil di sepuluh terakhir Ramadhan, terutama Lailatul Qadar, adalah waktu yang sangat berharga bagi umat Islam. Dengan mengikuti ajaran dari Al-Qur’an dan hadis, termasuk yang diriwayatkan, umat Islam diharapkan dapat memanfaatkan malam-malam ini untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memohon ampunan, dan meraih keberkahan yang melimpah. Ini adalah kesempatan emas untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah._@_

Dibaca Oleh: 349

Berita Lainnya

Nicolas Garvaise
Mitos Hiburan & Gaya Hidup

Memanggil Pulang Kisah Kota Dunia: Diskusi Buku Discription Historiqur di Royume de Macacar Karya Nicolas Garvaise

by Ali Mitos
Desember 15, 2025

MITOS | Makassar  --  Minggu (14/12/2025), Ruang Makassar di Sunachi Suki Restaurant, Hotel Claro tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya orang-orang,...

Read more
Inspirasi
Mitos Hiburan & Gaya Hidup

Mimpi yang Tak Dianggap: Sebuah Inspirasi dari Makassar untuk Indonesia 

by Ali Mitos
September 30, 2025

MITOS | Makassar  --  Di tengah hiruk pikuk Kota Makassar, sebuah kisah inspiratif akan segera diluncurkan dalam bentuk buku berjudul...

Read more
Ekonomi
Mitos Hiburan & Gaya Hidup

HEKKA Kriuk: Pilar Ekonomi Kolaboratif dan Inspirasi Transformasi Sosial

by Ali Mitos
Agustus 19, 2025

MITOS | Makassar  --  Di tengah lanskap ekonomi yang terus berubah, lahirnya HEKKA Kriuk menandai sebuah babak baru dalam pendekatan...

Read more

Discussion about this post

No Result
View All Result

Kategori

Mitos (22) Mitos Hiburan & Gaya Hidup (42) Mitos Pendidikan dan Teknologi (84) Mitos Reportase Cilik (52) News & Advertorial (186)
footer-01

PT. Mitos Tujua Utama
Jl. Andi Djemma 7 No.12
Rappocini, Makassar, Indonesia
Email : majalahmitos@gmail.com
Telp/WA : 085240876013

2024 © MAJALAHMITOS.COM | Dibuat Oleh mike'S

No Result
View All Result
  • Home
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI
  • MITRA
  • PERIKLANAN
  • KIRIM BERITA
  • KONTAK