MITOS | Makassar — Dalam ajaran agama Islam, meluluhkan hati seseorang yang keras bisa dilakukan dengan perantara doa kepada Allah SWT. Doa merupakan salah satu bentuk ibadah yang memiliki kekuatan luar biasa.
Dalam banyak kesempatan, doa dapat mengubah segala kesulitan menjadi kemudahan, hal yang tidak mungkin menjadi mungkin, dan yang paling penting, mengubah hati manusia yang semula keras menjadi lunak.
Salah satu contoh yang paling terkenal adalah kisah Nabi Sulaiman AS dan Ratu Balqis. Dalam kisah ini, Nabi Sulaiman mengirimkan surat kepada Ratu Balqis, yang merupakan penguasa Kerajaan Saba, untuk mengajak beliau menyembah Allah SWT. Surat tersebut disampaikan oleh burung Hud-Hud, dan berisi ajakan untuk tidak bersikap sombong dan datang kepada Nabi Sulaiman sebagai orang-orang yang berserah diri kepada Allah.
Doa Nabi Sulaiman
Doa yang dipanjatkan oleh Nabi Sulaiman untuk meluluhkan hati Ratu Balqis terdapat dalam Surat An-Naml ayat 30-31. Ayat tersebut berbunyi:
إِنَّهُۥ مِن سُلَيْمَٰنَ وَإِنَّهُۥ بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ ۞ أَلَّا تَعْلُوا۟ عَلَىَّ وَأْتُونِى مُسْلِمِينَ
Artinya:
“Sesungguhnya surat itu dari Sulaiman dan sesungguhnya (isi)nya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Janganlah kamu sekalian berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri.”
Salah satu hal penting dari doa Nabi Sulaiman ini adalah bacaan Basmalah yang terletak di awal surat. Bacaan Basmalah menunjukkan kerendahan hati dan pengakuan bahwa segala kekuasaan hanyalah milik Allah SWT semata.
Nabi Sulaiman tidak hanya mengandalkan kekuatan dan kebijaksanaannya, tetapi juga memohon pertolongan Allah untuk melunakkan hati Ratu Balqis.
Hikmah dari kisah ini bahwa dalam menghadapi orang-orang yang keras hati, kita perlu bersikap sabar dan terus berdoa. Doa yang tulus dan penuh keyakinan kepada Allah SWT dapat menjadi sarana untuk mengubah hati seseorang.
Dalam banyak kasus, kita mungkin merasa putus asa ketika berhadapan dengan orang yang sulit menerima nasihat atau kebenaran. Namun, dengan berdoa, kita mengakui bahwa kita tidak memiliki kekuatan untuk mengubah hati mereka, tetapi Allah SWT memiliki segalanya.
Mengamalkan Doa Nabi Sulaiman
<span;>Bagi siapa saja yang ingin mengamalkan doa Nabi Sulaiman untuk meluluhkan hati seseorang, berikut adalah langkah-langkah yang bisa diikuti:
Niat yang Tulus: Sebelum memanjatkan doa, niatkan dalam hati bahwa kita ingin meluluhkan hati orang tersebut demi kebaikan dan agar mereka dapat menerima kebenaran.
Baca Doa dengan Khusyuk: Bacalah doa Nabi Sulaiman dengan penuh khusyuk dan penghayatan. Bacaan yang tulus akan lebih mudah diterima oleh Allah SWT.
Sertakan Doa Lain: Selain doa Nabi Sulaiman, kita juga bisa menambahkan doa-doa lain yang kita ketahui, seperti doa untuk meminta petunjuk dan hidayah bagi orang yang kita doakan.
Perbanyak Istighfar: Memohon ampunan kepada Allah SWT juga merupakan cara yang baik untuk membersihkan hati kita sendiri sebelum memanjatkan doa.
Berdoa dengan Kesabaran: Setelah berdoa, bersabarlah dan percayalah bahwa Allah SWT akan mengabulkan doa kita pada waktu yang tepat.
Doa yang bisa dipanjatkan untuk meluluhkan hati seseorang:
“Ya Allah, Engkau yang Maha Mengubah hati, lembutkanlah hati [sebutkan nama orang tersebut] agar ia dapat menerima kebenaran dan nasihat yang baik. Jadikanlah ia termasuk dalam golongan orang-orang yang berserah diri kepada-Mu. Aamiin.” _@_










Discussion about this post