|MITOS| Scarlett Johansson, aktris berbakat yang telah mengukir namanya di dunia perfilman, baru-baru ini mengonfirmasi bahwa karakter ikonik yang ia perankan, Natasha Romanoff alias Black Widow, telah tiada.
Dalam wawancara dengan InStyle yang diterbitkan pada 11 Maret, Johansson menegaskan bahwa perjalanan karakter tersebut di Marvel Cinematic Universe (MCU) telah berakhir, seperti dikutip jpnn.com.
Pernyataan ini muncul di tengah spekulasi penggemar yang berharap Black Widow akan kembali setelah pengorbanannya yang heroik dalam film Avengers: Endgame (2019).
Kita akan menggali lebih dalam tentang perjalanan karakter Black Widow, dampak yang ditinggalkannya, serta langkah-langkah baru yang diambil Johansson setelah meninggalkan MCU.
Karakter Black Widow: Dari Awal Hingga Akhir
Karakter Natasha Romanoff pertama kali diperkenalkan dalam film Iron Man 2 (2010) dan sejak saat itu, ia menjadi salah satu pilar penting dalam MCU. Dengan latar belakang yang kompleks sebagai mantan agen KGB dan anggota S.H.I.E.L.D., Black Widow membawa nuansa yang berbeda ke dalam tim Avengers. Keberanian, kecerdasan, dan keterampilan bertarungnya menjadikannya salah satu karakter wanita paling kuat dalam sejarah film superhero.
Dalam Avengers: Endgame, Black Widow melakukan pengorbanan besar untuk mendapatkan Batu Jiwa, yang menjadi momen kunci dalam film tersebut. Pengorbanannya tidak hanya menyelamatkan teman-temannya, tetapi juga seluruh alam semesta. Momen ini menjadi titik akhir bagi karakter yang telah berkembang selama lebih dari satu dekade. Johansson mengungkapkan bahwa meskipun sulit untuk merelakan karakter yang telah menjadi bagian dari hidupnya, ia percaya bahwa Natasha telah mencapai akhir yang layak.
Menghadapi Spekulasi Penggemar
Setelah kematian Black Widow, banyak penggemar yang berharap untuk melihat kembalinya karakter ini dalam bentuk flashback atau melalui cerita alternatif.
Namun, Johansson dengan tegas menolak spekulasi tersebut. “Natasha sudah meninggal. Dia sudah meninggal. Oke?” ujarnya, menegaskan bahwa karakter tersebut tidak akan kembali.
Pernyataan ini mencerminkan komitmen Johansson terhadap integritas cerita dan perjalanan karakter yang telah ia bangun selama bertahun-tahun.
Johansson juga menekankan pentingnya merelakan karakter yang telah menyelamatkan dunia. “Kita harus merelakannya. Dia menyelamatkan dunia. Biarkan dia menikmati momen kepahlawanannya,” katanya.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun penggemar mungkin merasa kehilangan, ada keindahan dalam mengakhiri cerita dengan cara yang bermartabat.
Drama Hukum dan Perpisahan dari MCU
Kepergian Johansson dari MCU tidak hanya diwarnai dengan pernyataan tentang karakter Black Widow, tetapi juga dengan drama hukum yang melibatkan The Walt Disney Company.
Pada Juli 2021, Johansson mengajukan gugatan terhadap perusahaan tersebut karena merilis film Black Widow secara bersamaan di bioskop dan layanan streaming Disney+.
Ia mengklaim bahwa keputusan tersebut melanggar kontraknya dan merugikan pendapatannya.
Perselisihan ini menarik perhatian banyak orang, terutama di tengah pandemi COVID-19 yang mengubah cara orang menonton film. Meskipun ada ketegangan, perselisihan tersebut akhirnya diselesaikan beberapa bulan kemudian dengan kesepakatan yang tidak diungkapkan.
Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada tantangan, Johansson tetap berkomitmen untuk melanjutkan kariernya di dunia perfilman.
Langkah Baru Scarlett Johansson
Setelah meninggalkan MCU, Scarlett Johansson tidak hanya berfokus pada akting, tetapi juga mulai mengeksplorasi dunia penyutradaraan.
Film panjang pertamanya, Eleanor the Great, yang dibintangi oleh June Squibb, menjadi langkah baru yang menarik dalam kariernya.
Johansson mengungkapkan kecintaannya pada film-film independen dari era 80-an hingga 2000-an, dan ia berharap dapat menciptakan karya yang memiliki makna dan dampak.
“Film ini seperti permata kecil,” katanya, menunjukkan antusiasmenya terhadap proyek-proyek yang lebih intim dan mendalam.
Langkah ini menunjukkan bahwa Johansson tidak hanya ingin dikenal sebagai aktris, tetapi juga sebagai pembuat film yang memiliki visi dan suara sendiri.
Proyek Mendatang dan Masa Depan
Meskipun telah meninggalkan perannya sebagai Black Widow, Johansson tetap aktif di dunia perfilman.
Ia membintangi film The Phoenician Scheme yang dijadwalkan tayang pada 6 Juni, serta Jurassic World: Rebirth yang akan rilis di bioskop pada 2 Juli 2025. _@ly_










Discussion about this post