MITOS, Makassar || Isu “Peran perempuan dan Kesetaraan Gender” sebagai pendekatan penting untuk kepemimpinan di masa depan dipaparkan pasangan Putri Dakka – Haidir Basir membuat penonton dan peserta lainnya lebih memberi kesan mendalam terkait penguasaan materi debat.
Isu mengemuka dan menjadi pembahasan yang memantik semangat debat terbuka yang sedang berlangsung pada Minggu, 3 November di Hotel Gammara Makassar, diperuntukkan bagi calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palopo 2024.
Sambut berdayung, selain mendapat dukungan dan komentar positif dari peserta debat lainnya, hal tersebut juga langsung digaungkan oleh Haidir Basir,” Jika ingin melihat kesetaraan gender, lihatlah Putri Dakka, karena beliau bukan lagi teori, melainkan pelaku kesetaraan gender dengan melihat apa yang telah dilakukan buat kampung halaman,” pungkasnya.
Haidir juga melengkapi visi pasangan ini dengan penekanan pada pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan serta pengembangan sektor industri dan UMKM demi kesejahteraan rakyat. Ia juga mengungkapkan pentingnya inovasi pendidikan dan pelestarian budaya daerah.
Meski tampak dalam keadaan kurang sehat, calon Wali Kota Putri Dakka didampingi Wakil Wali Kota Haidir Basir menunjukkan keunggulan dalam debat terbuka dengan baik.
Mereka mampu memaparkan visi dan misi yang jelas dan mudah dipahami mengenai “Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pelayanan Publik yang Aksesibel dan Responsif.”
Debat terbuka diselenggarakan oleh KPU Palopo, diikuti empat pasangan calon yaitu: Putri Dakka-Haidir Basir, Farid Kasim Judas-Nurhaenih, Rahmat Masri Bandaso-Andi Tenri Karta, dan Trisal Tahir-Akhmad Syarifuddin.










Discussion about this post